Selasa, 28 Agustus 2012

Mereka yang Aku Cinta



About my parents!
            Jika kalian menyebut Spiderman, Batman, Ironman atau pahlawan lainya sebagai “Super Hero” tidak untukku, bagiku yang pantas dipanggil “Super Hero” adalah papiku, papi adalah laki-laki yang tegas, tapi tetap sayang dan memanjakan kedua anaknya. Papi selalu membela aku kalau suatu saat mamah memarahiku, papi orangnya pendiam, tidak banyak bicara namun bukan berarti kami tidak dekat, papi adalah orang yang terbuka. Papi sangat cinta dengan politik. 25 tahun beliau mengabdi sebagai Anggota DPR-RI partai PDIP. Yang papi tonton selalu berita. Jika ada PR tentang IPS atau PKN aku tidak usah susah susah mencari jawabanya, aku hanya sekali bertanya kepada beliau, pasti beliau akan menjawab dengan tepat bahkan lebih jelas dari apa yang dijelaskan didalam buku. Papi adalah orang terhebat dan terbaik yang pernah aku punya, tanpa pandang pamrih papi sering menolong orang tanpa meminta imbalan, bayangkan saja setiap hari papi memberi uang setidaknya 5rb kepada tukang sapu jalanan di kompleku, apasaja yang aku minta pasti akan dia usahakan. Papi adalah orang yang kuat, bahkan setiap beliau sakit, papi tidak pernah mengeluh tentang penyakit yang beliau rasakan, sampai akhirnya papi sakit dan sempat koma selama 2 bulan, tepat pada tgl 20-MEI-2011 papi menghembuskan nafas terakhirnya, sedih bukan kehilangan seseorang yang sangat berarti? Percaya tidak percaya aku harus mengikhlaskan beliau, walaupun figure pemimpinku telah tiada, tetapi itu bukanlah alasan bagiku untuk tidak bisa menjadi wanita yang dewasa, kini tugasku adalah membuat beliau bangga, dengan cara belajar dengan baik dan menjaga kaka serta mamahku untuknya J

Sekarang hanya ada satu badan untuk 2 figure dalam kehidupanku, yaitu mamah. Mamah adalah ibu yang sekaligus menjadi ayah untuk aku dan kakakku. Mamah adalah wanita terhebat sepanjang masa, mamah orang paling tersabar diseluruh dunia, dan mamah orang terkuat di penjuru nusantara. Tetntu sangat berat bagi mamah untuk bisa menghidupi 2anak tanpa seorang suami. Aku tau pasti disetiap usaha yang beliau lakukan untuk aku dan kakakku ada rasa lelah hati maupun fisik. Dari pagi hingga malam mama harus terus berfikir bagaimana hidup kita besok, apakita masih bisa makan? Yang sekarang mamah fikirkan adalah bagaimana bisa menghidupkan aku dan kakakku sebaik mungkin, tentu penghasilan mamah jauh berbeda selagi waktu ada papi dan sekarang ketika papi telah pergi. Tapi mamah adalah orang yg cerdas, banyak usaha yang beliau perbuat sehingga bisa menafkahi aku dan kakakku. Mamah orang yang tidak mudah berputus asa, jika ia gagal melakukan sesuatu yang ia perbuat adalah mencari tau apa kekurangnya dan mencoba mengulangi sampai bisa. Mamah selalu mengingatkanku satu hal “usahakan apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu mau” J


Tidak ada komentar:

Posting Komentar